, ,

Lampu Lalu Lintas di Simpang 4 Djarum Banjar Rusak, Lalu Lintas Kacau

oleh -612 Dilihat

Lampu Lalu Lintas Mati di Simpang 4 Djarum Banjar, Arus Kendaraan Kacau dan Rawan Kecelakaan

Banjar-  kacau dan kemacetan kembali menyelimuti salah satu titik vital di Kota Banjar, Jawa Barat. Lampu lalu lintas (traffic light) di Simpang 4 Djarum, tepatnya pada arah menuju Jalan Perintis Kemerdekaan, dilaporkan tidak berfungsi selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat arus lalu lintas menjadi tidak terkendali dan menimbulkan kekhawatiran akan tingginya potensi kecelakaan.

Lampu Lalu Lintas di Simpang 4 Djarum Banjar Rusak, Lalu Lintas Kacau
Lampu Lalu Lintas di Simpang 4 Djarum Banjar Rusak, Lalu Lintas Kacau

Baca Juga : Sampah Jadi Berkah Gerakan Transformatif Wujudkan Kota Bersih dan Berkelanjutan

Keadaan simpang yang biasanya tertib berubah total sejak traffic light mati. Para pengendara, baik roda dua maupun empat, terpaksa saling serobot dan menebak-nebak giliran untuk melintas. Meskipun pihak berwenang telah berupaya mengatur lalu lintas dengan memasang kerucut pengaman (traffic cone) dan rambu sementara, upaya tersebut dinilai belum cukup efektif untuk menertibkan arus kendaraan yang padat.

Sudah tiga hari ini lampunya mati. Jadinya ya kacau balau, semua saling berebut jalan dan tidak ada yang mau mengalah

Sangat berbahaya, terutama bagi pengendara motor, ujar Margi, salah seorang warga yang kerap melintasi kawasan tersebut, ketika diwawancarai. Ia mengungkapkan rasa khawatirnya melihat kondisi tersebut, di mana keselamatan seakan menjadi taruhannya setiap kali harus melewati simpang tersebut.

Dampak dari tidak berfungsinya traffic light ini sangat terasa, terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi hari ketika warga berangkat kerja dan sore hari saat pulang beraktivitas. Antrean kendaraan pun kerap memanjang karena tidak adanya sistem yang mengatur pergiliran secara adil. Pengendara yang berasal dari berbagai arah saling memaksakan diri untuk masuk ke dalam jalur, menciptakan kemacetan dan meningkatkan tensi pengemudi.

Masyarakat pun mengharapkan respons yang cepat dari Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Perbaikan infrastruktur pengatur lalu lintas ini dinilai sangat mendesak untuk mengembalikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran di kawasan simpang strategis tersebut. Sampai saat ini, penyebab pasti matinya lampu lalu lintas dan waktu perbaikan masih belum diketahui secara jelas.

Keterlambatan penanganan dinilai dapat memperparah situasi dan meningkatkan risiko insaka tidak diinginkan. Warga berharap agar pihak terkait segera turun tangan dan mengambil langkah konkret, baik dengan memperbaiki traffic light maupun menempatkan petugas polisi lalu lintas (polantas) untuk mengatur arus kendaraan sementara, demi menjamin keselamatan semua pengguna jalan.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.